6 HUKUM MENGAJAR
John Milthon
Gregory merupakan penulis buku yang
terkenal tentang Enam Hukum Mengajar. Inilah
beberapa petunjuk yang perlu dipersiapkan oleh seorang
guru yang baik.
1.
Persiapkan
bahan pelajaran dengan mempelajarinya
berulang-ulang. Jangan mengandalkan bahwa kita sudah pernah mempelajarinya
karena apa yang kita ketahui dahulu pasti sebagian sudah terhapus dari ingatan
kita. Sediakan waktu yang khusus untuk mempersiapkan tiap pelajaran sebelum
berdiri di depan kelas. Dengan persiapan
matang, kita akan semakin menguasai pengetahuan dan gambaran
apa yang diajarkan akan semakin jelas.
2.
Carilah
urutan yang logis dari
tiap bagian dalam pelajaran
yang dipersiapkan tersebut. Setiap pelajaran selalu berangkat dari
pengertian-pengertian dasar yang sederhana baru ke tingkat pengertian yang
tinggi. Pelajari urut-urutan yang logis dari pelajaran yang dipersiapkan
tersebut sampai terwujud suatu pengertian yang
dapat saudara uraikan dengan kata-kata sendiri.
3.
Carilah analogi atau ilustrasi untuk
mempermudah penjelasan fakta-fakta dan prinsip-prinsip yang sulit dimengerti
oleh siswa. Khususnya prinsip-prinsip abstrak.
4.
Carilah hubungan
antara apa yang diajarkan dengan kehidupan
sehari-hari siswa. Hubungan-hubungan inilah yang
akan menentukan nilai praktis penerapan dari pelajaran itu.
5.
Gunakan sebanyak
mungkin sumber referensi berupa buku-buku/artikel2 dr
jurnal (manual/internet) atau bahan-bahan yang sesuai, tetapi pahami
dahulu sebaik-baiknya sebelum menyampaikan kepada siswa.
6.
Harap diingat
bahwa lebih baik mengerti sedikit, tetapi
benar-benar mantap daripada mengetahui banyak, tetapi kurang mendalam.
8
Keterampilan Mengajar
Turney (1973) mengemukakan 8
(delapan) keterampilan dasar mengajar, yakni:
Pertama, keterampilan bertanya yang mensyaratkan guru harus
menguasai teknik mengajukan pertanyaan yang cerdas, baik keterampilan bertanya
dasar maupun keterampilan bertanya lanjut
Kedua, keterampilan memberi penguatan. Seorang guru perlu
menguasai keterampilan memberikan penguatan karena penguatan merupakan dorongan
bagi siswa untuk meningkatkan perhatian.
Ketiga, keterampilan mengadakan variasi, baik variasi dalam
gaya mengajar, penggunaan media dan bahan pelajaran, dan pola interaksi dan
kegiatan
Keempat, keterampilan menjelaskan yang mensyaratkan guru
untuk merefleksi segala informasi sesuai dengan kehidupan sehari-hari.
Setidaknya, penjelasan harus relevan dengan tujuan, materi, sesuai dengan
kemampuan dan latar belakang siswa, serta diberikan pada awal, tengah, ataupun
akhir pelajaran sesuai dengan keperluan.
Kelima, keterampilan membuka dan menutup pelajaran. Dalam
konteks ini, guru perlu mendesain situasi yang beragam sehingga kondisi kelas
menjadi dinamis.
Keenam, keterampilan membimbing diskusi kelompok kecil. Hal
terpenting dalam proses ini adalah mencermati.aktivitas siswa dalam diskusi.
Ketujuh, keterampilan mengelola
kelas, mencakupi keterampilan yang
berhubungan dengan penciptaan dan pemeliharaan kondisi belajar yang optimal,
serta pengendalian kondisi belajar yang optimal.
Kedelapan, keterampilan mengajar kelompok kecil dan perorangan,
yang mensyaratkan guru agar mengadakan pendekatan secara pribadi,
mengorganisasi-kan, membimbing dan memudahkan belajar, serta merencanakan dan
melaksana-kan kegiatan belajar-mengajar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar